6-Benzylaminopurine (6-BA) adalah sitokinin sintetik yang mendorong pembelahan sel, menginduksi diferensiasi tunas, dan menunda penuaan, sehingga cocok untuk manajemen promosi tunas dalam pembentukan bunga.
Penggunaan: 6-BA biasanya digunakan dalam bentuk bubuk larut. Pertama-tama harus dilarutkan dalam sejumlah kecil asam encer (seperti 0,1 mol/L asam klorida), kemudian diencerkan dengan air hingga konsentrasi yang diinginkan. Untuk mendorong pertumbuhan tunas pada bunga, kisaran konsentrasi yang disarankan adalah 10–50 mg/L, bervariasi tergantung pada spesies bunga. Misalnya, mawar dapat diolah dengan formulasi 2% yang diencerkan 200 kali (kira-kira 50 mg/L) dengan merendam bijinya atau menyemprotkannya. Azalea dapat disemprotkan dengan pengenceran 40–80 kali (kira-kira 25–50 mg/L) selama musim tanam untuk mendorong pertumbuhan tunas lateral. Saat menyemprot, tunas atau titik tumbuh harus tertutup secara merata, hindari periode suhu tinggi; disarankan untuk menyemprot pada pagi atau sore hari. Efek Aplikasi: 6-BA secara efektif mematahkan dormansi tunas, menginduksi diferensiasi kuncup bunga, dan meningkatkan jumlah tunas lateral, sehingga meningkatkan kekompakan tanaman dan volume pembungaan. Misalnya, penerapannya pada tanaman seperti apel dan mawar dapat mendorong pertumbuhan cabang lateral, yang bermanfaat untuk pembentukan dan pemangkasan. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan berlebihan atau kelainan bentuk. Disarankan untuk melakukan uji coba skala kecil sebelum penggunaan pertama.
Tindakan pencegahan: 6-BA memiliki mobilitas yang lambat di dalam tanaman dan harus disemprotkan langsung ke lokasi aplikasi. Menggabungkannya dengan regulator lain seperti giberelin (misalnya, 100 mg/L 6-BA ditambah 100 mg/L GA3) dapat meningkatkan efek peningkatan tunas. Simpan di tempat sejuk dan kering, hindari sinar matahari langsung.