Forchlorfenuron adalah zat pengatur tumbuh yang terutama digunakan dalam budidaya semangka untuk meningkatkan pengaturan buah, pembesaran buah, dan peningkatan hasil. Namun cara pengaplikasiannya harus diperhatikan untuk menghindari efek samping.
**Mekanisme Kerja Forklorfenuron**
1. Forchlorfenuron mendorong pembelahan sel: Mempercepat pembelahan dan diferensiasi sel pada buah semangka, memperpendek siklus pertumbuhan, dan meningkatkan hasil.
2. Forchlorfenuron meningkatkan fotosintesis: Menunda penuaan daun, meningkatkan efisiensi fotosintesis, dan meningkatkan akumulasi gula.
3. Forchlorfenuron mencegah jatuhnya bunga dan buah: Mengatur distribusi nutrisi, mengurangi jatuhnya buah dan aborsi buah.
**Metode Aplikasi Forklorfenuron**
Waktu yang Berlaku: Pada hari atau sehari sebelum semangka berbunga, atau selama masa aktif pembelahan sel buah (biasanya setelah penyerbukan).
**Konsentrasi dan Dosis Forklorfenuron**
0,1% Cairan larut Forchlorfenuron: 10-20 ml diencerkan dalam 1 kg air. Oleskan pada tangkai buah atau semprotkan. Teknik penyemprotan forchlorfenuron: Angkat tanaman melon, pegang nosel 10 cm dari melon, dan semprotkan sekali pada setiap sisi untuk memastikan cakupan kabut merata. Hindari konsentrasi tinggi: Konsentrasi berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan melon retak, kerdil, atau berkulit tipis.