Thidiazuron terutama digunakan untuk mendorong pembelahan sel tanaman dan menunda penuaan daun. Penerapannya pada penurunan daun sebelum panen pada bibit memerlukan penyesuaian berdasarkan tanaman tertentu.
Tanaman yang Berlaku: Thidiazuron cocok untuk berbagai tanaman termasuk kapas, anggur, jeruk, dan tomat. Dalam budidaya kapas, hal ini mendorong pemisahan tangkai daun dari batang secara alami, mempercepat rontoknya daun, dan meningkatkan efisiensi pemanenan secara mekanis.
Metode Aplikasi Thidiazuron:
Kapas: Kandungan etilen meningkat secara signifikan 4-12 jam setelah penyemprotan, daun berangsur-angsur menjadi merah dan rontok, dan efeknya bertahan selama sekitar 10 hari, meningkatkan proporsi kapas sebelum dibekukan sekitar 15%-20%.
Anggur: Gunakan setelah buah jatuh secara fisiologis untuk mencegah buah jatuh dan meningkatkan pembesaran buah.
Pohon Apel/Pohon Persik: Aplikasikan pada tahap pembungaan tengah atau mekar penuh untuk meningkatkan pembentukan buah dan mempercepat pematangan buah.
Tindakan pencegahan: Patuhi dengan ketat konsentrasi yang disarankan (biasanya 2-4 ppm) untuk menghindari fitotoksisitas yang disebabkan oleh konsentrasi tinggi. Dianjurkan untuk digunakan bersama dengan bahan pembantu untuk meningkatkan daya rekat dan penyebaran.