Kalsium prohexadione digunakan selama tahap pemanjangan tebu, terutama dengan menghambat pemanjangan batang yang berlebihan, meningkatkan ketahanan rebah, dan mendorong translokasi unsur hara ke batang tebu, sehingga mencapai efek pengendalian ketinggian dan peningkatan hasil.
Efek utama kalsium Prohexadione:
1. Menghambat pemanjangan batang dan memperpendek ruas: Kalsium prohexadione secara efektif mengganggu sintesis giberelin pada tebu, menghambat pemanjangan ruas yang berlebihan selama tahap pemanjangan, mengontrol tinggi tanaman, membuat batang lebih tebal dan kuat, dan secara signifikan mengurangi risiko rebah.
2. Meningkatkan ketahanan rebah: Dengan memperpendek panjang ruas basal dan meningkatkan ketebalan serta ketahanan lentur dinding ruas, kalsium Prohexadione secara signifikan meningkatkan ketahanan rebah tebu, terutama di daerah yang rentan terhadap angin kencang dan hujan lebat atau di bawah kondisi pupuk dan air yang tinggi.
3. Mendorong translokasi nutrisi ke batang tebu dan meningkatkan hasil: Sambil menghambat pertumbuhan vegetatif, kalsium Prohexadione mendorong akumulasi produk fotosintesis di batang tebu, meningkatkan kandungan sukrosa dan akumulasi bahan kering, sehingga meningkatkan hasil dan kualitas.
4. Meningkatkan status fisiologis tanaman: Kalsium prohexadione dapat meningkatkan kandungan klorofil dalam daun dan meningkatkan efisiensi fotosintesis; itu juga mendorong perkembangan akar, menunda penuaan pada tahap selanjutnya, dan menjaga tanaman tetap sehat.
Rekomendasi Aplikasi:
Waktu pengaplikasian: Disarankan untuk mengaplikasikan semprotan daun pada tahap awal pemanjangan tebu (5-10 hari setelah dimulainya pemanjangan). Ini adalah waktu yang penting untuk mengendalikan pertumbuhan yang berlebihan; menerapkan terlambat akan mengurangi efeknya.
Dosis yang dianjurkan: Lihat standar aplikasi untuk tanaman seperti padi. Gunakan 3-6 gram bahan aktif per 667 m² (kurang lebih 1 mu) (jumlah spesifiknya perlu disesuaikan dengan konsentrasi produk dan pertumbuhan tanaman), diencerkan dengan air dan disemprotkan secara merata pada batang dan daun.
Tindakan pencegahan: Kalsium prohexadione terdegradasi dengan cepat dan memiliki residu yang rendah, sehingga aman untuk tanaman berikutnya, namun sebaiknya dihindari untuk dicampur dengan pestisida yang bersifat asam kuat. Jika terjadi hujan lebat setelah aplikasi, penyemprotan tambahan mungkin diperlukan.