S-Abscisic Acid (S-ABA) memang membantu pematangan dan pemanis stroberi, sekaligus meningkatkan akumulasi antosianin dan kandungan gula. Studi resmi telah memverifikasi mekanisme kerjanya:
1. Mekanisme Aksi
Mengatur Akumulasi Gula: Penelitian oleh tim profesor di Universitas Pertanian Beijing telah mengkonfirmasi bahwa S-Abscisic Acid (S-ABA) secara langsung mengatur akumulasi gula selama pematangan buah stroberi melalui modul molekuler FaRIPK1-FaTCP7-FaSTP13/FaSPT. Selama pemasakan buah, kadar Asam S-Abscisic meningkat, menghilangkan penghambatan ekspresi gen transpor gula melalui transduksi sinyal, mengaktifkan aktivitas gen pembawa gula, dan secara langsung meningkatkan akumulasi gula dalam buah. Hal ini secara molekuler memverifikasi peran inti ABA dalam meningkatkan kandungan gula stroberi.
Mempromosikan Akumulasi Antosianin: Asam S-Abscisic dapat meningkatkan sintesis dan akumulasi antosianin, sekaligus mengatur keseimbangan hormon tanaman endogen, sehingga meningkatkan pewarnaan stroberi dan pematangan awal, menghasilkan perubahan warna yang lebih seragam dan lengkap. Gula sendiri juga dapat bertindak sebagai prekursor dan molekul pemberi sinyal untuk sintesis antosianin, yang selanjutnya membantu akumulasi antosianin dan secara sinergis meningkatkan perubahan warna.
2. Nilai Aplikasi Asam S-absisat adalah salah satu dari lima hormon endogen utama pada tanaman. Selain meningkatkan warna dan rasa manis, hal ini juga secara bersamaan dapat meningkatkan ketahanan stroberi terhadap stres (ketahanan terhadap kekeringan, ketahanan dingin, ketahanan garam dan alkali, serta mitigasi kerusakan akibat pestisida dan pupuk), mengurangi jumlah pestisida kimia yang digunakan, dan memastikan hasil yang stabil sekaligus mendorong peningkatan kualitas stroberi.