Cara menyemprotkan zat pengatur tumbuh pada pohon jujube
.png)
Zat pengatur tumbuh dapat meningkatkan metabolisme sel, meningkatkan pembelahan sel, dan secara signifikan meningkatkan laju pembentukan buah pohon jujube. Yang umum digunakan termasuk Gibberellic Acid GA3, 2.4-D, Naphthalene acetic acid (NAA) dan Paclobutrazol (Paclo), yang memiliki efek nyata dalam meningkatkan pembungaan dan retensi buah pada pohon jujube.Asam Giberelat GA3 adalah yang paling banyak digunakan dalam produksi.
Asam Giberelat GA3
Umumnya digunakan pada periode awal pembungaan pohon jujube, ketika cabang pohon jujube yang berbuah memiliki 5 hingga 8 bunga, semprotkan 10 hingga 15 mg/kg Asam Giberelat GA3 satu kali, yang dapat mendorong perkecambahan serbuk sari, merangsang bunga jujube yang tidak diserbuki untuk berbuah, dan meningkatkan pengaturan buah sebanyak 1 hingga 2 kali lipat. Pada saat yang sama, dapat dicampur dengan pupuk mikro dan pestisida untuk disemprotkan tanpa mengurangi efeknya.
Asam naftalena asetat (NAA)
Penyemprotan 20 mg/kg Naphthalene acetic acid (NAA) atau 20 mg/kg PCPA sebanyak tiga kali selama masa pembungaan dan masa berbuah muda pohon jujube dapat meningkatkan pembentukan buah sebesar 60%. Penyemprotan 40-80 mg/kg Naphthalene acetic acid (NAA) setelah pohon jujube mekar dapat mengurangi penurunan buah sebesar 23%-42%.
2.4-D
Menyemprotkan 20 mg/kg larutan berair 2,4-D selama periode pembungaan pohon jujube dapat meningkatkan laju pembentukan buah sebesar 40%; penyemprotan 30-50 mg/kg 2,4-D setelah pembungaan dapat mengurangi penurunan buah sebesar 35%-40%.
Paklobutrazol (Paclo)
Paclobutrazol (Paclo) merupakan penghambat pertumbuhan yang efektif mengendalikan perkembangan pohon, menghambat pertumbuhan tunas baru, menebalkan daun, dan memperdalam warna hijau. Ini digunakan di kebun jujube yang kerdil dan ditanam rapat, dan efeknya sangat jelas. Konsentrasi umum yang digunakan untuk anakan jujube adalah 800-1000 mg/kg, dan konsentrasi yang digunakan untuk pohon dewasa adalah 2000-2500 mg/kg. Dilakukan sebelum berbunga (akhir Mei), yaitu saat jujube menggantung 8-9 helai daun. Jumlah penyemprotan sebaiknya air yang menetes pada daun.
Klormequat Klorida (CCC)
Pada akhir bulan Mei, pohon jujube muda disemprot dengan 2.500 hingga 3.000 mg/kg Klormequat Klorida (CCC) setiap 15 hari dengan total dua kali penyemprotan. Mahkota pohon dapat diperpendek sebesar 17% hingga 30% dibandingkan dengan kontrol, dan laju pembentukan buah dapat ditingkatkan sebesar 2,26%.
Posting Terbaru
Berita unggulan